Rabu, 03 April 2024

All About Keiichiro Shiba Inu

Sebelum Anda akan memelihara anjing, sebaiknya simak tulisan dibawah ini :

7 Alasan Penting untuk Tidak Memelihara Anjing (Penting !!!)

1. Anda ingin rumah Anda selalu rapi dan bersih.

Kita semua suka rumah yang rapi dan bersih tetapi ketika Anda memiliki anjing, Anda harus bisa menerima bahwa akan ada saat-saat ketika anjing Anda mungkin poop di dalam rumah (biasanya ketika anjing belum dilatih toilet training), muntah, atau meninggalkan bulu di balik sofa, kasur atau baju favorit Anda. Mereka, terutama anak anjing, mungkin menggigiti sepatu favorit Anda atau barang berharga Anda lainnya. Hal seperti ini terjadi. Jika membayangkannya saja sudah membuat Anda ngeri dan Anda juga merasa tidak mampu melatih anjing Anda untuk bersikap tenang, maka jangan memelihara anjing. Hal yang sama juga berlaku jika pasangan Anda termasuk yang "neat freak" (pecinta kebersihan). Tidak ada anjing yang layak untuk diteriaki, dimarahi, atau disakiti.

2. Anda suka dengan anjing Anda yang masih puppy terlihat lucu tetapi ketika ia dewasa?

Tentu saja, puppy sangat lucu. Dan, instagram Anda mungkin akan terlihat lebih menarik dengan foto puppy Anda ketimbang hanya foto selfie dan lainnya. Tetapi puppy Anda yang lucu, akan berubah menjadi anjing yang besar ketika dewasa nanti dan mungkin tidak lagi selucu ketika puppy. Jadi, pastikan yang Anda inginkan bukan hanya karena gemas saat anjing Anda masih puppy dan rasa gemas saja tidak bisa menjadi fondasi yang cukup untuk Anda memelihara seekor anjing.

3. Anda memiliki alergi yang parah terhadap anjing atau anggota keluarga lainnya dalam rumah Anda.

Alergi yang sedang atau tidak parah kadang masih bisa dikontrol dengan menciptakan zona bebas hewan peliharaan (seperti kamar tidur) atau cara lainnya, tetapi jika seseorang dalam keluarga Anda memiliki alergi yang parah, atau bahkan memiliki reaksi yang membahayakan hidupnya jika terkena dander anjing (serpihan kulit mati), tentu saja membawa anjing ke rumah Anda bukan pilihan yang tepat.

4. Anda belum siap secara finansial.

Pertimbangkanlah apakah keuangan Anda cukup untuk membiayai kebutuhan anjing seperti makanan, vaksinasi, biaya dokter, dll.

5. Anak Anda ingin memelihara anjing dan Anda berpikir bahwa anak Anda akan menghandle segala kebutuhan anjingnya.

Berpikir bahwa anak Anda akan membesarkan anjingnya tanpa bantuan Anda adalah hal yang tidak realistis. Anak Anda mungkin akan melakukan beberapa hal seperti memberi makan, memberi perhatian, bermain, dll, tapi tidak mungkin 100% bisa dilakukannya tanpa bantuan orangtuanya atau bahkan bisa jadi 80% Anda yang mengurusi semua. Jadi, jika Anda belum siap untuk bisa ikut membantu mengurusi anjing, lebih baik katakan Tidak.

6. Anda berpikir bahwa memelihara anjing akan menyenangkan dan membuang kebosanan Anda.

Anjing memang makhluk yang menyenangkan dan tidak akan bosan menyenangkan Anda, namun mereka juga makhluk hidup yang memiliki kebutuhan, seperti ketika mereka sakit, membutuhkan vaksinasi, dan harus rutin dibawa olahraga, diberi makan dan perhatian. Pertimbangkan kebutuhan mereka lebih dulu.

7. Anda terlalu sibuk atau tidak punya cukup waktu untuk mengurusi anjing

Jika Anda termasuk orang yang lebih banyak waktu diluar atau di kantor ketimbang di rumah dan tidak memiliki cukup waktu untuk mengurusi anjing Anda dirumah, maka lebih baik jangan memulai memelihara anjing. Meninggalkan anjing sendirian dirumah terus menerus secara konstan bukan hal yang benar. Anda mungkin bisa menyuruh orang untuk mengurusinya, namun perlu diingat bahwa sebagian besar perawatan dan sosialisasi anjing Anda tetap jatuh kepada Anda, dan itu adalah komitmen waktu yang sangat besar.

Pendahuluan.

Shiba Inu - Keiichiro usia 6 bulan


1.     Memiliki tubuh yang kecil tapi umumnya gempal berotot

Anjing yang asalnya dari Jepang ini memiliki tubuh yang small-medium, walaupun kecil badannya, ia masih terlihat gempal apalagi dengan bulunya yang lebat dan juga sehat. 

2.     Memiliki wajah seperti Rubah yang lucu

Anjing yang satu ini memiliki telinga segitiga yang menjulang ke atas dan kaku. Ia juga memiliki moncong yang agak maju. Sekilas anjing ini mirip serigala atau rubah, 98% lebih mirip dengan Rubah / Red Fox.

Tapi, jika dilihat dari wajahnya ia memiliki mulut yang lebar sehingga terlihat seperti selalu tersenyum. Ya, ia terlihat sangat ceria dan memang sangat lincah jika bermain bersama dengan pemiliknya.

3.     Memiliki sifat yang berani namun tetap ramah

Walaupun memiliki badan small medium, ia merupakan anjing yang berani dengan segala tantangan loh. Ia bisa melakukan berbagai hal tanpa takut apalagi jika sudah diajak bermain kecuali bermain di tempat becek berair.

4.     Bisa Hidup di Dalam Ruangan yang Kecil

Jika kamu adalah pemilik rumah yang kecil atau tinggal di apartemen yang sempit maka anjing yang satu ini akan cocok dipelihara. Ya, ia bisa beradaptasi dengan mudah dengan lingkungannya. Ia bisa berada di rumah seharian, menyendiri sendirian dan tidak berisik / annoying barking.


Itulah alasan saya mengadopsi Keiichiro sebagai teman pendamping ku, tetapi ada beberapa sisi negatif juga, antara lain:

1.    Karakter yang sangat keras kepala dan mendominasi, mempunyai sifat yang seperti kucing.

2.    Susah dilatih, jika saya bandingkan dengan trah lain yang sebelumnya pernah saya rawat : German Shepherd atau Yorkshire Terrier,  proses pelatihan shiba inu harus di pancing dengan makanan sebagai reward, menggunakan frekwensi suara yang naik turun tidak terlalu mempengaruhi obidience nya, berbeda sekali dengan trah German Shepherd, tanpa reward makanan, cukup dengan irama frekwensi suara bisa membuat mereka menjadi fokus dan taat.
Jadi jangan terlalu berharap terlalu tinggi untuk menjadikan trah Shiba Inu sebagai anjing karya guna.

3.    Obsesi terhadap makanan dan wilayahnya, sangat protektif.

4.    Aktif di luar ruangan, perlu berolahraga setiap hari - bawa jalan setiap hari.

5.    Sangat suka mengunyah / menggigit apapun sebagai mainan, jangan lupa selalu sediakan tulang khusus untuk di "chewing".

6.    Saat memasuki proses sheeding, akan banyak sekali bulu yang rontok, setahun bisa 2x sheeding.

7.    Butuh suhu sejuk khususnya untuk keindahan bulu, semakin dingin, bulu akan semakin terlihat indah dan mengembang, tidak cocok diajak beraktivitas di luar ruangan yang suhu nya panas, resiko terkena jamur kulit jika suhu terlalu lembab.

Tips cara merawat Shiba Inu - Keiichiro.

1. Shiba Inu memiliki bulu yang pendek dan tebal, sehingga perawatannya cukup mudah - cukup disisir dan di lap setiap hari. 

                  Keiichiro usia 5 bulan

2. Shiba Inu ini perlu diberi makan makanan yang sehat dan berkualitas tinggi ( DF Super Premium, cemilan buah pepaya, yogult, ubi ungu) dengan takaran yang pas supaya tidak terjadi overweight dan terhindar dari gangguan pencernaan, serta rutin dibawa ke dokter hewan untuk pemeriksaan kesehatan dan jangan lupa pemberian obat cacing yang rutin.

3. Shiba Inu juga perlu dilatih secara teratur - diajak jalan setiap hari untuk menjaga kesehatannya dan membantu mengendalikan sifat mandiri dan keras kepala yang dimilikinya.

4. Berikan waktu tidur yang cukup, jangan diajak main jika waktunya harus tidur, puppy membutuhkan waktu tidur yang lebih panjang dibanding umur dewasa.

5. Mandi cukup 1 atau 2 bulan sekali, jika setiap hari disisir dan di lap dengan detol, mandi cukup 2 bulan sekali, pemakaian shampo anti jamur bisa diberikan sesekali.

6. Sikat gigi harus setiap hari setelah makan malam, gigi yang diakibatkan oleh plak dan karang gigi adalah sumber penyakit bagi pencernaan.

7. Cek kuku dan bulu di bawah telapak kaki, potong dan  pangkas jika sudah panjang, bersihkan telinga setiap hari dengan air hangat atau baby oil.

8. Diusahakan tidak memakai obat kutu atau sejenis nya - kecuali terpaksa, jaga kebersihan kandang dan lingkungan bermain se-steril mungkin.

                            Usia 7 bulan
Demikian sharing ini, semoga bermanfaat....

Senin, 01 April 2024

Keiichiro - Shiba Inu


Shiba Inu (柴犬, Anjing Shiba) adalah anjing asli Jepang yang sudah ada sejak zaman kuno. Shiba Inu merupakan anjing ras paling populer di Jepang. Tipe anjing berukuran sedang, tinggi badan jantan sekitar 38 cm hingga 41 cm, sedangkan tinggi badan betina sekitar 35 cm hingga 38 cm.

Shiba Inu memiliki bulu berwarna cokelat kemerah-merahan, walaupun ada juga Shiba Inu dengan bulu berwarna hitam, dengan lapisan bulu sebelah dalam berwarna coklat muda hingga abu-abu. Bulu pendek terdiri dari dua lapis, lapis atas yang kasar dan lapis dalam yang tebal dan halus. Lapis dalam rontok dan digantikan bulu baru sebanyak dua hingga tiga kali setahun. Kuping berdiri dan ekor melengkung.


Asal usul - Menurut catatan sejarah, profil Shiba Inu dimasukkan ke dalam majalah terbitan Perkumpulan Pelestari Anjing Jepang di awal zaman Showa. Dalam bahasa Jepang, shiba berarti kayu bakar (seperti dalam kata shiba kari, mengumpulkan kayu bakar). Kayu bakar diambil dari berbagai jenis semak-semak yang tumbuhnya tidak tinggi. 

Ada berbagai macam teori tentang asal usul nama Shiba Inu, namun ada 3 teori yang paling dikenal. 
  1. Teori pertama mengatakan anjing ini dinamakan Shiba Inu pintar menerobos semak-semak (shiba) sewaktu menemani berburu. 
  2. Teori kedua, warna bulu yang cokelat kemerah-merahan bagaikan terbakar matahari dikatakan mirip warna ranting semak-semak kering (dari asal kata shiba aka atau merah semak-semak). 
  3. Sementara itu, teori ketiga mengatakan ukuran tubuh anjing yang "kecil" (bahasa Jepang kuno untuk "kecil" adalah shiba). Teori lain mengatakan anjing ini berasal dari kampung Shiba di wilayah Shinshu.
Sejarah - Hasil analisis DNA membuktikan bahwa Shiba Inu merupakan anjing ras yang "paling primitif" dan paling tua. Shiba Inu sejak dulu sudah dipakai untuk menemani berburu hewan-hewan kecil seperti kelinci dan burung pegar.

Sejak zaman kuno, Shiba Inu yang dipelihara di berbagai tempat di Pulau Honshu dikelompokkan berdasarkan daerah asal: 

  • Anjing Kawakami dari Shinshu, 
  • Anjing Hoshina, Anjing Togakushi, 
  • Anjing Mino Shiba dari Mino, 
  • Anjing Sekishu, dan Anjing Inaba dari wilayah San-in.

Shiba Inu yang dikenal sekarang merupakan hasil kawin silang Shiba Inu dari Shinshu dengan Shiba asal daerah San-in. Kawin silang dilakukan oleh program pelestarian anjing ras Jepang pada awal zaman Showa. Shiba Inu merupakan satu-satunya dari 7 jenis anjing ras pusaka nasional Jepang yang tidak lagi mencantumkan nama daerah tempat asal.

Sejak zaman Jomon, Shiba Inu sudah hidup berdampingan dengan manusia. Dari hasil penggalian di situs tumpukan kulit kerang asal zaman Jomon ditemukan lebih dari 200 kerangka anjing. Orang zaman Jomon mengintroduksi anjing ke Jepang untuk teman berburu. Anjing zaman Jomon jika meninggal kelihatannya dikuburkan secara baik-baik. Berdasarkan bukti tersebut diketahui bahwa orang Jepang sejak zaman Jomon tidak punya kebiasaan makan daging anjing. Anjing zaman Jomon bahkan dikuburkan di makam keluarga pemiliknya.

Sebagian besar penggemar menuntut Shiba Inu yang memiliki ciri-ciri khas anjing zaman Jomon seperti bentuk tubuh yang berotot, riang dan lincah bergerak, sifat awas dan berhati-hati seperti anjing liar dan kepercayaan yang kuat terhadap majikan.

Sei Daichi - Keiichiro Shiba Inu

Nama yang tertera di sertifikat Perkin adalah Sei Daichi / No Perkin 01-Z5813 diganti namanya oleh anakku dengan nama Keiichiro, saat mengenal Keiichiro pertama kali di mall Lippo Puri saat pameran doggy dan ada 1 stand - Delta Kennel - specialist anjing Jepang ( Shiba & Akita ), owner nya Delta Kennel adalah teman lamaku saat kami berkecimpung di dunia musik digital.
Karena ketertarikan yang sudah lama terhadap anjing ras jepang, akhir nya saya memutuskan untuk mengadopsi nya - kelamin jantan - dari beberapa ekor yang paling respon saat dipanggil adalah  Sei Daichi-Keiichiro ini dan merupakan usia paling muda, paling lincah dibanding teman sebaya nya.


Lahir tanggal 14 Agustus 2023, perkawinan antara indukan Jepang dan Rusia.
Usia 5.5 bulan saat adopsi adalah usia puppy, lagi nakal nakal nya, masa shedding, masa rontok gigi, suka menggigit apapun, energy tinggi, penanganan nya harus sabar karena cukup merepotkan, pengenalan tempat kencing dan BAB butuh waktu seminggu.
Beberapa kali saya sempat emosi karena proses pelatihan puppy dan efeknya si puppy akan trauma dan mengingat semua kejadian yang pernah kita lakukan kepada dia dan butuh waktu lama untuk recovery secara kejiwaan.

Untuk pelatihan Shiba Inu sangat berbeda dengan jenis anjing misal German Shepherd yang dulu pernah saya pelihara, German Shepherd jauh lebih gampang dilatih, more intelligent, obedience, dan cukup melalui frekwensi suara sudah mengerti tanpa memberikan makanan sebagai reward atau Yorkshire Terrier - lebih patuh, berbeda dengan Shiba Inu yang karakter nya sangat keras kepala, susah dilatih, harus ada reward makanan, frekwensi suara kadang di "cuekin".
Jadi, kalau mengharapakan Shiba ini sebagai anjing karya guna, lebih baik lupakan saja karena butuh waktu dan kesabaran pelatihan yang panjang dan telaten.

Bagi saya Keiichiro cukup sebagai teman bermain dan bisa menemani keluarga disaat kami membutuhkan.



Next....

Rabu, 01 Februari 2017

Diare


Diare termasuk salah satu gangguan saluran pencernaan yang paling sering ditemui pemilik anjing GSD (pencernaan GSD terkenal sangat sensitif), biasanya terjadi karena ketidakseimbangan flora di dalam saluran pencernaan.

Diare sendiri bukanlah merupakan penyakit melainkan suatu gejala yang mengiringi adanya penyakit maupun gangguan pada tubuh. Normalnya, anjing dewasa defekasi sekali sehari bila diberi makan satu sampai dua kali sehari. Perubahan baik berupa peningkatan frekuensi defekasi, volume maupun konsistensi feses mulai dari yang lembek hingga cair serta dapat disertai dengan ada tidaknya perubahan warna feses merupakan gejala umum diare. 

Sumber:
Pietklinik
DogLover : LabsLover


Meskipun diare mudah dikenali, namun untuk mengetahui penyebab dan penanganannya cukup kompleks karena banyak faktor yang mempengaruhi eksistensi fungsi saluran pencernaan tersebut :

1. Diet

Diare yang disebabkan faktor diet ini dapat berupa penggantian makanan secara mendadak, overeating (porsi pemberian makanan terlalu banyak), intoleransi makanan, adanya benda asing yang tidak dapat tercerna misalnya rumput maupun sumber makanan yang tidak bersih misalnya dari sampah. 

Penggantian makanan secara mendadak dapat menyebabkan gangguan keseimbangan flora normal

Lactose intolerance dimana laktosa susu tidak dapat dicerna karena kekurangan enzyme lactase khusus nya anak anjing.Akibatnya terjadi penumpukan laktosa di usus dan memicu fermentasi mikroba berlebih yang berdampak pada diare osmotik. Penanganan yang dapat dilakukan adalah memberikan susu dengan kandungan laktosa yang rendah. Selain itu anjing juga dapat mengalami intoleransi terhadap makanan yang spicy (banyak bumbu) dan berminyak yang biasanya terdapat pada jenis makanan rumahan.

Anjing yang memakan makanan yang kurang bersih seperti dari sampah selain dapat mengakibatkan diare juga kadang disertai gejala muntah. Hal ini dikarenakan kemungkinan bakteri pembusuk maupun toksin dalam makanan sampah yang dapat mengiritasi mukosa saluran cerna. 


2. Kegiatan /olah raga berlebihan.


3. Parasit intestinal

Parasit intestinal pada anjing diantaranya cacing whipworms (cacing pipih), hookworms (cacing tambang), roundworms (cacing gilig).


4. Infeksi bakteri dan protozoa

5. Infeksi virus

Yang paling sering ditemui dan biasanya bersifat fatal pada anak anjing yang belum divaksinasi adalah parvovirus dan coronavirus. Infeksi oleh virus ini menyebabkan diare berdarah akut disertai muntah dan dehidrasi parah. Berbeda dengan infeksi lain, virus bersifat contagious (sangat menular) dengan tingkat morbiditas (virulensi) dan mortalitas (kematian) tinggi terutama pada anak anjing. Pencegahan hanyalah dengan vaksinasi yang dapat dimulai saat anak anjing memasuki usia 6-8 minggu. 

6. Obat maupun toksin

Obat tertentu dapat menimbulkan efek samping diare, diantaranya NSAID (non steroidal anti-inflammatory agent) seperti aspirin, anthelmentik (obat cacing), obat antikanker serta beberapa jenis antibiotik tergantung sensitivitas individual.

7. Inflammatory bowel disease (IBD)

Terjadinya IBD atau yang lebih dikenal dengan peradangan di saluran cerna diduga oleh adanya peranan berbagai faktor seperti nutrisi, bakteri, genetik dan sistem imun yang menyebabkan reaksi hypersensitif sehingga terjadi gangguan permeabilitas dan lesion (luka) jaringan mukosa dan akhirnya berdampak pada terjadinya diare kronis.  


Selain faktor penyebab, anda juga perlu mengenali durasi diare pada anjing yang dapat dibedakan menjadi 2 kategori, yaitu diare yang bersifat akut dan kronis. Diare akut umumnya terjadi tiba-tiba dan berlangsung dalam durasi yang pendek hingga 1-2 minggu. Sedangkan bila diare terjadi secara persisten (lebih dari 3 minggu) atau memiliki sejarah berulang maka dapat dikategorikan sebagai diare kronis. 

Saat anjing anda mengalami diare akut ringan namun kondisinya tetap lincah dengan nafsu makan yang baik dan tanpa disertai gejala klinis lain maka kemungkinan diare yang terjadi lebih disebabkan oleh faktor diet. Meskipun demikian baik diare yang bersifat akut maupun kronis tetap memerlukan perhatian khusus bila disertai dengan adanya gejala lain seperti nafsu makan berkurang, muntah, demam, lemas, mukosa pucat, diare disertai adanya darah maupun lendir, rasa sakit pada bagian abdomen dan lain sebagainya. Pada kondisi ini sebaiknya anda segera memeriksakan hewan anda ke klinik hewan maupun dokter hewan setempat untuk mendapatkan penanganan segera dan pemeriksaan terhadap kemungkinan adanya penyakit yang serius.




Pengobatan diare ringan: 

1.  Diatabs,  Diapet, Entrostop
2. Kaolin + pektin (merk NEO KAOLANA), dosis 1cc/kg, 3x sehari, 15 menit sebelum makan, selama 5 hari atau hentikan setelah pendarahan dan diare berhenti.


Kaolin + pectin berfungsi menyerap zat zat berbahaya dan melapisi dinding usus supaya tidak memperparah luka.



Pengobatan jika diare tidak berhenti:

Ada 2 pengobatan yang bisa dilakukan , dengan memakai :

1. Antibiotik : Sanprima atau Metronidazol.

Beri sulfamethoxazole+trimethoprim (merk SANPRIMA) beli di apotik. dosis 12,5 s/d 50mg/kg diacu pada kandungan trimethoprim, 2x sehari setelah makan), HARUS diberikan selama 5 hari ( tidak boleh dihentikan sebelum 5 hari meski sudah sembuh).

Saya pernah mengalami kasus berhenti memberikan antibiotik pada hari ke 2 karena berpikiran sudah sembuh, ternyata ini akan menjadi masalah besar di kemudian hari, malah menjadi semakin sering diare karena resisten antibiotik, akhirnya dengan sangat menyesal saya harus memakai kandungan double alias Forte - San Prima Forte, Ingat! selesaikan konsumsi obat sampai hari ke 5.



Resistensi antibiotik adalah kondisi ketika suatu strain bakteri dalam tubuh manusia menjadi resisten (kebal) terhadap antibiotik. Resistensi ini berkembang secara alami melalui mutasi evolusi acak dan juga bisa direkayasa oleh pemakaian obat antibiotik yang tidak tepat 

2. Antidiare : Imodium yg berperan paling penting. 

Beri liporamide (merk IMODIUM), dosis 0,1mg/kg, 2x sehari setelah makan), selama 5 hari atau hentikan setelah pendarahan berhenti.


3. Vitamin K :  1tablet, 1x sehari saja setelah makan, selama 3 hari.

4. Anti muntahAnti mutah hanya diberikan apabila perlu; Damaben atau Vometa, diberikan sebelum makan kalau anjing muntah setelah makan, sehingga obat keluar lagi. Makanan yang mudah dicerna seperti bubur ayam juga berperan penting. Multi vitamin tidak saya gunakan, karena terkadang susah dicerna.


Beberapa tindakan yang bisa dilakukan :

Biarkan perutnya kosong selama 8 s/d 12 jam (tetap minum).
Beri makan bubur ayam (daging:nasi=1:1 masak dengan api kecil, daging ayam bagian dada yang tidak berlemak), pastikan anjing tidak alergi dengan ayam, kalau alergi ganti dengan daging lain pilih yang tanpa lemak. Setelah sembuh baru pelan pelan boleh di ganti ke makanannya yang biasa.
Bubur ayam adalah makanan yg sangat mudah dicerna oleh anjing, supaya usus tidak bekerja terlalu berat dan memperparah luka.

Jika anjing lemas, boleh dikasi minum larutan PEDIALYTE.
JANGAN DIBERI MADU, JANGAN DIBERI KUNING TELOR.


Bila dalam 5 hari tidak sembuh juga, segera bawa ke vet untuk diinfus dan diobservasi lebih lanjut.

Beberapa tambahan supplement prebiotik saya berikan untuk melancarkan proses pencernaan dan sangat membantu, solusi bagus dan murah bisa dengan Yogult Plan - yogult tanpa gula dan rasa (bisa beli di supermarket), diberikan setelah makan sebanyak 4 sendok makan / hari, dibagi 2x makan.

Untuk mengaktifkan flora di dalam pencernaan nya membutuhkan waktu kurang lebih 6 bulan.


Mengenal Sanprima Forte Cotrimoxazole :

Merupakan antibiotik kombinasi trimethoprim dan sulfamethoxazole. Kombinasi ini terdiri dari perbandingan trimethoprim dan sulfamethoxazole satu banding lima. Trimethoprim merupakan antibiotik yang bersifat bakterisida sedangkan sulfamethoxazole merupakan antibiotik yang bersifat bakteriostatik. Kombinasi kedua antibiotik ini akan bekerja menghambat enzim yang memetabolisme asam folat pada bakteri yang peka, sehingga dalam bentuk kombinasi, antibiotik ini akan bersifat bakterisida. 


Indikasi Obat Sanprima Forte dapat digunakan untuk pengobatan beberapa infeksi berikut : 

Infeksi saluran pernapasan : Sebagai obat alternatif untuk mengobati bronchitis kronis eksaserbasi akut yang disebabkan oleh pneumoniae atau H. Influenzae. 

Antibiotik yang masih efektif untuk mengobati otitis media akut yang disebabkan oleh Streptococcus pneumoniae atau Haemophilus influenzae Infeksi saluran pencernaan : Jika tidak ada obat golongan quinolon, 

Sanprima Forte juga bisa digunakan sebagai pencegahan traveller diare yang disebabkan oleh bakteri E. Coli. 

Bisa juga untuk mengobati disentri. Infeksi saluran kemih : sebagai pengobatan infeksi saluran kemih yang disebabkan bakteri E. coli, Enterobacter, P. vulgaris, Proteus mirabilis, Morganella morganii, atau Klebsiella. 

Brucellosis dan kolera : sebagai antibiotik alternatif jika obat utama (antibiotik tetracycline) tidak dapat digunakan, misalnya pada anak-anak.

Infeksi Kulit : Sebagai pengobatan infeksi kulit yang diakibatkan oleh bakteri M. marinum Pertusis : 

Sebagai antibiotik alternatif jika pasien alergi terhadap antibiotik erythromycin. Demam tifus atau penyakit tipes dan infeksi Salmonella lain :


Mengenal Obat Metronidazol 

adalah salah satu antibiotika yang paling banyak diresepkan oleh dokter di Indonesia. Metronidazol merupakan antibiotik yang cukup bagus untuk mematikan bakteri anaerob, yaitu bakteri yang hidup dalam suasana tanpa oksigen seperti di dalam luka tertutup contohnya luka pada kaki penderita kencing manis (diabetes) atau di dalam organ contohnya pada infeksi pada perut bagian dalam.


Senin, 30 Januari 2017

Tipe & Anatomi German Shepherd Dog


http://www.pedigreedatabase.com/
http://www.working-dog.eu/

Tipe / Jenis German Shepherd Dog :

1. West German Show Lines

Jenis yang paling populer dari GSD di Jerman khusus nya Jerman Barat, memperlihatkan garis keturunan yang dibiakkan untuk menyesuaikan dengan standar SV dan mendapatkan "licence" kesehatan untuk pinggul dan siku (standard IPO). Penampilan jenis ini sangat spesifik dan biasanya sangat seragam, paling sering ditampilkan dalam warna bulu hitam kemerahan.


2. American / Canadian Show Lines

Sangat populer di Amerika Utara sejak tahun 1970-an, disesuaikan dengan standard yang sangat ketat khususnya klub kennel Amerika dan Kanada.



3. West German Working Lines

Keturunan Anjing-anjing "working lines" Jerman Barat sering dikatakan yang paling dekat dari semua jenis untuk anjing asli yang dibiakkan oleh Max Von Stephanitz. Fokus diberikan untuk memperbaiki struktur kerja, temperamen yang solid dan terutama untuk memperbaiki kemampuan drive kerja yang kuat .
Keturunan working lines dari Jerman barat ini sangat unggul khusus nya kegiatan yang berhubungan dengan "olah raga" anjing (sport dog ), anjing polisi (K9) dan cocok sebagai family pet yang aktif.



4. DDR / East German Working Lines

Dikembangbiak-kan setelah Perang Dunia 2 dari anjing perang yang tersisa, DDR / anjing Jerman Timur yang diseleksi secara ketat oleh pemerintah Jerman Timur. Kontrol ketat dari garis keturunan DDR asli mengakibatkan tampilan yang sangat berbeda. Terkenal karena struktur kerja "play drive yang tinggi", kepala besar, tulang besar dan pigmen gelap. Garis keturunan DDR juga dikenal sebagai anjing sangat sehat dan berkualitas dan dihargai sebagai genetika fenomenal dan temperamen yang baik.



5. Czech Working Lines

Berasal dari komunis Cekoslowakia dan dibangun di atas dasar anjing kerja (Working Line) yang digunakan terutama untuk pekerjaan patroli perbatasan. Garis keturunan Republik Ceko ini didominasi oleh anjing yang memiliki dasar anjing patroli perbatasan dan anjing militer. Pengembangbiakan asli anjing Republik Ceko ini dilakukan oleh Tentara Cekoslowakia Pohranicni Straze kennel. Beberapa garis keturunan Ceko ini sangat "play drive" dan cenderung intensitas tinggi, anjing bekerja tangkas dan lincah.



Disini saya akan lebih banyak menampilkan dalam bentuk gambar khusus nya bagian pinggul kaki belakang.

Correct Topline


Extreme Rear Angulation

Incorrect




Cara berjalan 

Normal no 2



 Northern Gray Wolf & German Shepherd Dog

Jenis bulu / coat

                         Stock Coat                              

 Long Stock Coat

Shorter - Stock Coat


Before and After 100 years breeding :




Such as...Hip Dysplasia, etc.....

Breeder directory:

http://www.salztalblick.de/
http://www.wannaerhoehen.de/
http://www.talka-marda.de/
http://www.aritarbastet.cz/index_en.html
http://www.jabina.dk/a_engelsk/index_eng.htm
http://www.alpinek9.com/

Clubs and Organizations

German Shepherd Dog Club of America
www.gsdca.org
The German Shepherd Dog Club of America has a ton of excellent resources, information and events for GSD owners in the United States.

German Shepherd Dog Club of Canada
www.gsdcc.homestead.com
The German Shepherd Dog Club of Canada is an excellent resource for Canadian GSD owners.

German Shepherd Dog Club of America - Working Dog Association
www.gsdca-wda.org
The Working Dog Association (WDA) is dedicated to the betterment of the breed, and hosts a lot of different working dog events.

German Shepherd Schutzhund Club of Canada
www.gsscc.ca
An excellent club and resource for Canadians involved in the sport of Schutzhund/IPO.

United Schutzhund Clubs of America
www.germanshepherddog.com
The United Schutzhund Clubs of America is an excellent resource for Schutzhund/IPO competitors and enthusiasts in the United States.

Verein fΓΌr Deutsche SchΓ€ferhunde
www.schaeferhunde.de
The Original German Shepherd Club located in Germany, where the SV German Shepherd Standard was born.