Kamis, 26 Januari 2017

Pelatihan Basic Obedience dengan e-Collar





Salah satu tujuan saya membuat blog ini adalah untuk memberikan tips kepada Anda bagaimana melakukan pelatihan sederhana (Basic Obedience) dengan tidak memakan waktu yang lama. Blog ini saya buat berdasarkan pengalaman pribadi saya sebagai pecinta anjing khusus nya trah GSD. Anjing tidak hanya sebagai hewan peliharaan untuk lucu-lucuan saja, akan tetapi anjing juga dapat menjadi "anggota keluarga" kita yang menyenangkan dengan perilakunya yang tidak merusak dan agresif. 

Mungkin kita sering melihat anjing yang sudah terlatih dengan baik sehingga sepertinya mereka sangat patuh dengan majikannya, cara melatih anjing agar patuh itu memang memerlukan konsistensi dan upaya lebih dari pemilik anjing itu. Pelatihan anjing paling tepat dimulai saat anjing masih sangat kecil, puppy berumur 2 bulan sudah bisa anda latih untuk mengerti beberapa tanda khusus, jika pelatihan dimulai sangat dini saat anakan maka tingkah laku dan karakter mereka masih sangat mudah dibentuk.

Menurut pribadi saya sendiri, untuk mendapatkan seekor anjing yang baik untuk dilatih adalah diambil dari garis keturunan (Gen) yang mempunyai "Drive" yang mantap, misal jenis German Shepherd Working Line dan Belgian Malinois sebagai anjing karya guna.

Anjing yang mudah dan cepat dilatih harus memenuhi 3 kriteria sbb :

1. Play Drive, play drive nya mesti bagus, sangat antusias terhadap pergerakan bola, aktif, keras kepala.

2. Food Drive, nafsu makan nya kuat - mau melakukan suatu tindakan demi makanan.

3. Mental yang berani, tidak takut, semakin digertak semakin berani - cocok untuk anjing karya guna (K9).


Pelatihan Anjing Karya Guna


Vom Almere - Mr Halim Lim

Banyak sekali teori pelatihan anjing di luar, salah satu yang terkenal dari Ivan Pavlov. Prinsip belajarnya terkenal dengan nama Classical Conditioning. Pavlov mengembangkan teori belajarnya dengan melakukan eksperimen pada seekor anjing (Santrock, 2008)




Begitu juga dengan teori B.F Skinner yaitu Operant Conditioning (Santrock, 2008). Pada Operant Conditioning, terdapat prinsip Reinforcement yaitu pemberian sesuatu yang positif untuk meningkatkan perilaku seperti pemberian hadian atau pujian. Selain itu, terdapat pula prinsip Punishment yaitu pemberian sesuatu yang tidak menyenangkan untuk mengurangi perilaku.



Ada beberapa jenis pelatihan anjing:

1. Pelatihan toilet training : melatih anjing buang air pada tempatnya.

2. Pelatihan Basic obedience (perintah dasar): merupakan perintah come, sit, down, stay, dan heel.

3. Pelatihan Anjing Karya Guna : terdiri atas pelatihan anjing sahabat, anjing pelacak, dan anjing penjaga.

4. Pelatihan Agility: kemampuan anjing berolah raga, melompati rintangan, menaiki papan, menelusuri terowongan, dan juga berenang.

5. Pelatihan Arena Pameran (Show ring) : pelatihan untuk lomba konformasi (anatomi) tubuh seperti peragawati.

6. Pelatihan Trick dan Game : melatih anjing untuk melakukan trik-trik dan permainan yang menyenangkan.

7. Pelatihan Khusus : melayani penderita cacat, mendeteksi beberapa penyakit, dll







Nah itu beberapa teori pelatihan dari beberapa ahli, sekarang saya akan memperkenalkan sistem pelatihan dengan memakai "e-Collar " sebagai alat untuk mengkoreksi tanpa menyakiti nya - tidak semua pelatih anjing setuju memakai e-collar - bagi saya pribadi , e collar sangat penting selama kita mengerti menggunakannya khusus nya untuk pelatihan basic obedience.
Banyak sekali produk e-Collar yang beredar di pasaran, tetapi merek favorit saya adalah Dogtra.


Saya sangat berkeyakinan, anjing akan bisa dilatih dengan baik jika mata anjing fokus / menatap langsung ke mata kita, jadi intinya adalah "FOKUS", selama anjing fokus / menatap mata kita saat melakukan proses pelatihan dijamin tingkat keberhasilannya.
Permasalahan nya adalah tidak gampang mem-fokuskan perhatian anjing ke kita, kalaupun dengan reward kadang hanya sementara, kondisi lingkungan sekitar mempengaruhi perhatian anjing ke kita, bagaimana cara men"colek" tuh anjing supaya mendengarkan kita? 
Di produk Dogtra bisa memanfaatkan getaran / pager untuk menstimulasi anjing untuk tetap dalam kondisi konsentrasi, dengan menekan tombol "pager" akan terjadi vibrasi khusus nya di bagian leher dan anjing akan dalam kondisi 'siap" menerima perintah, bagaimana ternyata anjing tidak merespon dan "cuek" dengan vibrasi dari Dogtra, pilihan terakhir adalah dengan menekan tombol " cubit" atau Nick Stimulation dengan sengatan listrik kecil akan menghasilkan cubitan kecil sebagai peringatan "punishment" , biasanya 3 x cubitan dengan jarak waktu berbeda, akan mengingatkan si anjing untuk selalu patuh dan fokus ke kita.

Allen & Logan @Vom Almere

Jadi stimulan e-Collar Dogtra 1900s ini ada 3 level :

1. Pager : Vibration only - sering dipakai.
berfungsi : fokus, konsentrasi, koreksi

2. Nick Stimulation (momentary) - dipakai sekali saat dibutuhkan.
berfungsi : koreksi, punishment / hukuman ringan

3. Constant Stimulation (continuous) - sangat jarang dipakai.
berfungsi: memberikan hukuman berat, misal mengejar kucing atau saat berkelahi dengan anjing lain, dll.


"Cubitan" / Nick Stimulation tidak boleh sering dilakukan karena akan berakibat menjadi trauma bagi sang anjing - disarankan membaca secara detail manual nya dan konsultasi dengan yang ahli sebelum memakai peralatan ini.
Kekuatan 'cubitan' atau Stimulation Level bisa kita atur dengan cara memutar tombol diatas dengan nilai output 0 s/d 127, saya memakai angka 75 untuk 'Logan", aman dan nyaman di level tersebut.
Jangan lupa selalu memberikan pujian / belaian jika anjing berhasil melakukan tugas nya dengan baik.

Dogtra 1900s Features Include:

¾ mile line of sight range
127 customizable levels of static stimulation
3 types of correction including “nick”, “constant”, and vibration only
LCD screen displays the level of stimulation
Checkered grip
Ergonomically shaped receiver
Completely waterproof transmitter and receiver collar
Available in a two dog system - Dogtra 1902s
Low to high power output with more intense vibration
Enhanced water excelling contact points
Recommended for dogs weighing 20 lbs. and up
Li-Polymer 2 hour quick charge batteries

Beberapa pelatihan kepatuhan dasar / basic obidience Logan GSD antara lain:

1. Sit
2. Stay
3. Down
4. Shake hand
5. Come
6. Heel
7. Hold
8. Retrive
9. Jump
10. Lempar bola balikin bola

Mr Alex Vonwater with Lucky & Ani

Miss Kimberly IPO 3

Mr Halim Lim with Ani


Jadwal kegiatan Logan GSD :

A. Senin & Rabu
Pagi : Walk 1.8km,
Sore : Walk 1km

B. Selasa & Kamis
Pagi : Run 5km
Sore: Walk 1 km

C. Jummat
Pagi : Walk 1.8km,
Sore : Walk 1km

D. Sabtu - Minggu
Pagi : Long Walk 6km - 9km

Dog Marathon 2017



Pelatihan sederhana dengan e-Collar Dogtra 1900s





1 komentar:

  1. ada rekomendasi untuk pembelian dogtra untuk di indonesia??

    BalasHapus