
Hi Dog Lovers khusus nya pecinta German Shepherd Dog (GSD) / Alsatian / Herder...salam kenal dan saya akan berbagi /sharing seputar info mengenai perawatan GSD, sekali lagi saya bukan ahli per - kinologian, bukan pakar, hanya seorang Hobi / penggemar yang menggeluti khusus nya jenis anjing German Shepherd Dog.
Sebelum saya memulai sharing saya, perlu saya ingatkan : memelihara seekor anjing khusus nya anjing ras medium size tidak-lah segampang membalikkan telapak tangan, gampang gampang susah, butuh konsistensi dan ketekunan. Anda tidak bisa melihat secara fisik "wow anjing ini lucu dan menarik" dan saya ingin memelihara nya, bisa berakibat kesalahan fatal, lebih baik batalkan niat Anda....sekali lagi sebelum memutuskan untuk memelihara Anjing, pikirkan dan berkonsultasilah terlebih dahulu dengan mereka yang sudah pengalaman.
Setelah Anda yakin dan serius untuk memelihara seekor Anjing khusus nya ras German Shepherd, saya akan sharing kan pengalaman hidupku terlebih dahulu "relationship" dengan Anjing, ini akan menjadi masukan dan petunjuk bagi Anda sebagai Dog lovers :
Semenjak usia kecil, keluargaku sudah memelihara anjing, saat itu kami memelihara anjing persilangan alias "anjing kampung", tepatnya di halaman belakang rumah di kota Pontianak, tujuan saat itu memelihara anjing adalah sebagai penjaga keamanan di rumah. Kami memelihara 2 ekor anjing dengan karakter yang terbilang galak - aggresive layaknya anjing penjaga, saat itu saya sendiri tidak memiliki pengetahuan sama sekali mengenai cara perawatan anjing (masih kanak kanak). Terbiasa dengan karakter seeekor anjing aggresive , pernah digigit sampai dijahit, sering dikejar anjing saat mengambil anak "puppy" yang baru lahir, dll.
Saat menginjak dewasa / kuliah, saya mendapat hibah dari teman seekor anjing ras jenis Dalmatian jantan dengan nama Chester, dipelihara sampai umur 9 tahun dan meninggal karena penyakit saluran kemih dan saat itu juga saya belum mempunyai pengetahuan mengenai anjing (jaringan internet saat itu masih mahal), perawatan anjing saya lakukan hanya berdasarkan 'omongan' teman atau info yang tidak jelas asal muasalnya.
Memberi makan makanan berlemak tinggi adalah salah satu contoh mempercepat kematian seekor anjing, itu yang dulu saya lakukan .....
Chester - Dalmatian (RIP)

Saat memasuki dunia kerja, semakin banyak jenis anjing yang saya pelihara, seperti Pomeranian, Rotweiller, Beagle, English buldog, German Shepherd, Yorkshire Terrier dan itu semua berakhir dengan dihibahkan ke orang lain karena tidak mampu merawatnya (penyakit, behavior, dll), khusus nya jenis German Shepherd saya sampai 2x memelihara ras ini.
Berry - Beagle Male

Pomeranian

English Buldog

Rottweiler

Sampai saat ini yang saya pelihara adalah German Shepherd (jantan) dan Yorkshire Terrier ( sepasang). Banyak suka dan duka nya, tidak gampang untuk memelihara anjing kalau tidak konsisten.
Brownie - Yorkshire Terrier Male
Carol - Yorkshire Terrier Female
Blog ini saya bagikan karena saya semakin jatuh cinta dengan ras German Shepherd / herder dan 9 tahun lalu saya memulai memelihara nya ( Tanggo), saya membelinya dari breeder di Cipanas puncak, tanpa mengerti kualifikasi langsung saya beli dan bawa pulang ke rumah.
Tanggo saat berusia 3 bulan


Tidak sampai 1 tahun akhirnya saya hibahkan Tanggo ke orang lain karena kesibukan dan ketidakmampuan menghandel seekor anjing German Shepherd.
Tahun 2016 saya kembali terpesona dengan jenis ini lagi dan saya membeli langsung dari breeder Jogjakarta, kirim melalui kereta api, nama Anjing jantan tersebut adalah "Logan" The Wolverine....

7 Alasan Penting untuk Tidak Memelihara Anjing :
Sumber:
Dog Lovers : Nikita
http://www.vetstreet.com/our-pet-experts/7-signs-you-shouldnt-get-a-dog
https://shine.yahoo.com/pets/7-signs-definitely-not-own-dog-165700677.htm
http://www.vetstreet.com/our-pet-experts/7-signs-you-shouldnt-get-a-dog
https://shine.yahoo.com/pets/7-signs-definitely-not-own-dog-165700677.htm
1. Anda ingin rumah Anda selalu rapi dan bersih.
Kita semua suka rumah yang rapi dan bersih tetapi ketika Anda memiliki anjing, Anda harus bisa menerima bahwa akan ada saat-saat ketika anjing Anda mungkin poop di dalam rumah (biasanya ketika anjing belum dilatih toilet training), muntah, atau meninggalkan bulu di balik sofa, kasur atau baju favorit Anda. Mereka, terutama anak anjing, mungkin menggigiti sepatu favorit Anda atau barang berharga Anda lainnya. Hal seperti ini terjadi. Jika membayangkannya saja sudah membuat Anda ngeri dan Anda juga merasa tidak mampu melatih anjing Anda untuk bersikap tenang, maka jangan memelihara anjing. Hal yang sama juga berlaku jika pasangan Anda termasuk yang "neat freak" (pecinta kebersihan). Tidak ada anjing yang layak untuk diteriaki, dimarahi, atau disakiti.
2. Anda suka dengan anjing Anda yang masih puppy terlihat lucu tetapi ketika ia dewasa?
Tentu saja, puppy sangat lucu. Dan, instagram Anda mungkin akan terlihat lebih menarik dengan foto puppy Anda ketimbang hanya foto selfie dan lainnya. Tetapi puppy Anda yang lucu, akan berubah menjadi anjing yang besar ketika dewasa nanti dan mungkin tidak lagi selucu ketika puppy. Jadi, pastikan yang Anda inginkan bukan hanya karena gemas saat anjing Anda masih puppy dan rasa gemas saja tidak bisa menjadi fondasi yang cukup untuk Anda memelihara seekor anjing.
3. Anda memiliki alergi yang parah terhadap anjing atau anggota keluarga lainnya dalam rumah Anda.
Alergi yang sedang atau tidak parah kadang masih bisa dikontrol dengan menciptakan zona bebas hewan peliharaan (seperti kamar tidur) atau cara lainnya, tetapi jika seseorang dalam keluarga Anda memiliki alergi yang parah, atau bahkan memiliki reaksi yang membahayakan hidupnya jika terkena dander anjing (serpihan kulit mati), tentu saja membawa anjing ke rumah Anda bukan pilihan yang tepat.
4. Anda belum siap secara finansial.
Pertimbangkanlah apakah keuangan Anda cukup untuk membiayai kebutuhan anjing seperti makanan, vaksinasi, biaya dokter, dll.
5. Anak Anda ingin memelihara anjing dan Anda berpikir bahwa anak Anda akan menghandle segala kebutuhan anjingnya.
Berpikir bahwa anak Anda akan membesarkan anjingnya tanpa bantuan Anda adalah hal yang tidak realistis. Anak Anda mungkin akan melakukan beberapa hal seperti memberi makan, memberi perhatian, bermain, dll, tapi tidak mungkin 100% bisa dilakukannya tanpa bantuan orangtuanya atau bahkan bisa jadi 80% Anda yang mengurusi semua. Jadi, jika Anda belum siap untuk bisa ikut membantu mengurusi anjing, lebih baik katakan Tidak.
6. Anda berpikir bahwa memelihara anjing akan menyenangkan dan membuang kebosanan Anda.
Anjing memang makhluk yang menyenangkan dan tidak akan bosan menyenangkan Anda, namun mereka juga makhluk hidup yang memiliki kebutuhan, seperti ketika mereka sakit, membutuhkan vaksinasi, dan harus rutin dibawa olahraga, diberi makan dan perhatian. Pertimbangkan kebutuhan mereka lebih dulu.
7. Anda terlalu sibuk atau tidak punya cukup waktu untuk mengurusi anjing
Jika Anda termasuk orang yang lebih banyak waktu diluar atau di kantor ketimbang di rumah dan tidak memiliki cukup waktu untuk mengurusi anjing Anda dirumah, maka lebih baik jangan memulai memelihara anjing. Meninggalkan anjing sendirian dirumah terus menerus secara konstan bukan hal yang benar. Anda mungkin bisa menyuruh orang untuk mengurusinya, namun perlu diingat bahwa sebagian besar perawatan dan sosialisasi anjing Anda tetap jatuh kepada Anda, dan itu adalah komitmen waktu yang sangat besar.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar