Rabu, 03 April 2024

All About Keiichiro Shiba Inu

Sebelum Anda akan memelihara anjing, sebaiknya simak tulisan dibawah ini :

7 Alasan Penting untuk Tidak Memelihara Anjing (Penting !!!)

1. Anda ingin rumah Anda selalu rapi dan bersih.

Kita semua suka rumah yang rapi dan bersih tetapi ketika Anda memiliki anjing, Anda harus bisa menerima bahwa akan ada saat-saat ketika anjing Anda mungkin poop di dalam rumah (biasanya ketika anjing belum dilatih toilet training), muntah, atau meninggalkan bulu di balik sofa, kasur atau baju favorit Anda. Mereka, terutama anak anjing, mungkin menggigiti sepatu favorit Anda atau barang berharga Anda lainnya. Hal seperti ini terjadi. Jika membayangkannya saja sudah membuat Anda ngeri dan Anda juga merasa tidak mampu melatih anjing Anda untuk bersikap tenang, maka jangan memelihara anjing. Hal yang sama juga berlaku jika pasangan Anda termasuk yang "neat freak" (pecinta kebersihan). Tidak ada anjing yang layak untuk diteriaki, dimarahi, atau disakiti.

2. Anda suka dengan anjing Anda yang masih puppy terlihat lucu tetapi ketika ia dewasa?

Tentu saja, puppy sangat lucu. Dan, instagram Anda mungkin akan terlihat lebih menarik dengan foto puppy Anda ketimbang hanya foto selfie dan lainnya. Tetapi puppy Anda yang lucu, akan berubah menjadi anjing yang besar ketika dewasa nanti dan mungkin tidak lagi selucu ketika puppy. Jadi, pastikan yang Anda inginkan bukan hanya karena gemas saat anjing Anda masih puppy dan rasa gemas saja tidak bisa menjadi fondasi yang cukup untuk Anda memelihara seekor anjing.

3. Anda memiliki alergi yang parah terhadap anjing atau anggota keluarga lainnya dalam rumah Anda.

Alergi yang sedang atau tidak parah kadang masih bisa dikontrol dengan menciptakan zona bebas hewan peliharaan (seperti kamar tidur) atau cara lainnya, tetapi jika seseorang dalam keluarga Anda memiliki alergi yang parah, atau bahkan memiliki reaksi yang membahayakan hidupnya jika terkena dander anjing (serpihan kulit mati), tentu saja membawa anjing ke rumah Anda bukan pilihan yang tepat.

4. Anda belum siap secara finansial.

Pertimbangkanlah apakah keuangan Anda cukup untuk membiayai kebutuhan anjing seperti makanan, vaksinasi, biaya dokter, dll.

5. Anak Anda ingin memelihara anjing dan Anda berpikir bahwa anak Anda akan menghandle segala kebutuhan anjingnya.

Berpikir bahwa anak Anda akan membesarkan anjingnya tanpa bantuan Anda adalah hal yang tidak realistis. Anak Anda mungkin akan melakukan beberapa hal seperti memberi makan, memberi perhatian, bermain, dll, tapi tidak mungkin 100% bisa dilakukannya tanpa bantuan orangtuanya atau bahkan bisa jadi 80% Anda yang mengurusi semua. Jadi, jika Anda belum siap untuk bisa ikut membantu mengurusi anjing, lebih baik katakan Tidak.

6. Anda berpikir bahwa memelihara anjing akan menyenangkan dan membuang kebosanan Anda.

Anjing memang makhluk yang menyenangkan dan tidak akan bosan menyenangkan Anda, namun mereka juga makhluk hidup yang memiliki kebutuhan, seperti ketika mereka sakit, membutuhkan vaksinasi, dan harus rutin dibawa olahraga, diberi makan dan perhatian. Pertimbangkan kebutuhan mereka lebih dulu.

7. Anda terlalu sibuk atau tidak punya cukup waktu untuk mengurusi anjing

Jika Anda termasuk orang yang lebih banyak waktu diluar atau di kantor ketimbang di rumah dan tidak memiliki cukup waktu untuk mengurusi anjing Anda dirumah, maka lebih baik jangan memulai memelihara anjing. Meninggalkan anjing sendirian dirumah terus menerus secara konstan bukan hal yang benar. Anda mungkin bisa menyuruh orang untuk mengurusinya, namun perlu diingat bahwa sebagian besar perawatan dan sosialisasi anjing Anda tetap jatuh kepada Anda, dan itu adalah komitmen waktu yang sangat besar.

Pendahuluan.

Shiba Inu - Keiichiro usia 6 bulan


1.     Memiliki tubuh yang kecil tapi umumnya gempal berotot

Anjing yang asalnya dari Jepang ini memiliki tubuh yang small-medium, walaupun kecil badannya, ia masih terlihat gempal apalagi dengan bulunya yang lebat dan juga sehat. 

2.     Memiliki wajah seperti Rubah yang lucu

Anjing yang satu ini memiliki telinga segitiga yang menjulang ke atas dan kaku. Ia juga memiliki moncong yang agak maju. Sekilas anjing ini mirip serigala atau rubah, 98% lebih mirip dengan Rubah / Red Fox.

Tapi, jika dilihat dari wajahnya ia memiliki mulut yang lebar sehingga terlihat seperti selalu tersenyum. Ya, ia terlihat sangat ceria dan memang sangat lincah jika bermain bersama dengan pemiliknya.

3.     Memiliki sifat yang berani namun tetap ramah

Walaupun memiliki badan small medium, ia merupakan anjing yang berani dengan segala tantangan loh. Ia bisa melakukan berbagai hal tanpa takut apalagi jika sudah diajak bermain kecuali bermain di tempat becek berair.

4.     Bisa Hidup di Dalam Ruangan yang Kecil

Jika kamu adalah pemilik rumah yang kecil atau tinggal di apartemen yang sempit maka anjing yang satu ini akan cocok dipelihara. Ya, ia bisa beradaptasi dengan mudah dengan lingkungannya. Ia bisa berada di rumah seharian, menyendiri sendirian dan tidak berisik / annoying barking.


Itulah alasan saya mengadopsi Keiichiro sebagai teman pendamping ku, tetapi ada beberapa sisi negatif juga, antara lain:

1.    Karakter yang sangat keras kepala dan mendominasi, mempunyai sifat yang seperti kucing.

2.    Susah dilatih, jika saya bandingkan dengan trah lain yang sebelumnya pernah saya rawat : German Shepherd atau Yorkshire Terrier,  proses pelatihan shiba inu harus di pancing dengan makanan sebagai reward, menggunakan frekwensi suara yang naik turun tidak terlalu mempengaruhi obidience nya, berbeda sekali dengan trah German Shepherd, tanpa reward makanan, cukup dengan irama frekwensi suara bisa membuat mereka menjadi fokus dan taat.
Jadi jangan terlalu berharap terlalu tinggi untuk menjadikan trah Shiba Inu sebagai anjing karya guna.

3.    Obsesi terhadap makanan dan wilayahnya, sangat protektif.

4.    Aktif di luar ruangan, perlu berolahraga setiap hari - bawa jalan setiap hari.

5.    Sangat suka mengunyah / menggigit apapun sebagai mainan, jangan lupa selalu sediakan tulang khusus untuk di "chewing".

6.    Saat memasuki proses sheeding, akan banyak sekali bulu yang rontok, setahun bisa 2x sheeding.

7.    Butuh suhu sejuk khususnya untuk keindahan bulu, semakin dingin, bulu akan semakin terlihat indah dan mengembang, tidak cocok diajak beraktivitas di luar ruangan yang suhu nya panas, resiko terkena jamur kulit jika suhu terlalu lembab.

Tips cara merawat Shiba Inu - Keiichiro.

1. Shiba Inu memiliki bulu yang pendek dan tebal, sehingga perawatannya cukup mudah - cukup disisir dan di lap setiap hari. 

                  Keiichiro usia 5 bulan

2. Shiba Inu ini perlu diberi makan makanan yang sehat dan berkualitas tinggi ( DF Super Premium, cemilan buah pepaya, yogult, ubi ungu) dengan takaran yang pas supaya tidak terjadi overweight dan terhindar dari gangguan pencernaan, serta rutin dibawa ke dokter hewan untuk pemeriksaan kesehatan dan jangan lupa pemberian obat cacing yang rutin.

3. Shiba Inu juga perlu dilatih secara teratur - diajak jalan setiap hari untuk menjaga kesehatannya dan membantu mengendalikan sifat mandiri dan keras kepala yang dimilikinya.

4. Berikan waktu tidur yang cukup, jangan diajak main jika waktunya harus tidur, puppy membutuhkan waktu tidur yang lebih panjang dibanding umur dewasa.

5. Mandi cukup 1 atau 2 bulan sekali, jika setiap hari disisir dan di lap dengan detol, mandi cukup 2 bulan sekali, pemakaian shampo anti jamur bisa diberikan sesekali.

6. Sikat gigi harus setiap hari setelah makan malam, gigi yang diakibatkan oleh plak dan karang gigi adalah sumber penyakit bagi pencernaan.

7. Cek kuku dan bulu di bawah telapak kaki, potong dan  pangkas jika sudah panjang, bersihkan telinga setiap hari dengan air hangat atau baby oil.

8. Diusahakan tidak memakai obat kutu atau sejenis nya - kecuali terpaksa, jaga kebersihan kandang dan lingkungan bermain se-steril mungkin.

                            Usia 7 bulan
Demikian sharing ini, semoga bermanfaat....

Senin, 01 April 2024

Keiichiro - Shiba Inu


Shiba Inu (柴犬, Anjing Shiba) adalah anjing asli Jepang yang sudah ada sejak zaman kuno. Shiba Inu merupakan anjing ras paling populer di Jepang. Tipe anjing berukuran sedang, tinggi badan jantan sekitar 38 cm hingga 41 cm, sedangkan tinggi badan betina sekitar 35 cm hingga 38 cm.

Shiba Inu memiliki bulu berwarna cokelat kemerah-merahan, walaupun ada juga Shiba Inu dengan bulu berwarna hitam, dengan lapisan bulu sebelah dalam berwarna coklat muda hingga abu-abu. Bulu pendek terdiri dari dua lapis, lapis atas yang kasar dan lapis dalam yang tebal dan halus. Lapis dalam rontok dan digantikan bulu baru sebanyak dua hingga tiga kali setahun. Kuping berdiri dan ekor melengkung.


Asal usul - Menurut catatan sejarah, profil Shiba Inu dimasukkan ke dalam majalah terbitan Perkumpulan Pelestari Anjing Jepang di awal zaman Showa. Dalam bahasa Jepang, shiba berarti kayu bakar (seperti dalam kata shiba kari, mengumpulkan kayu bakar). Kayu bakar diambil dari berbagai jenis semak-semak yang tumbuhnya tidak tinggi. 

Ada berbagai macam teori tentang asal usul nama Shiba Inu, namun ada 3 teori yang paling dikenal. 
  1. Teori pertama mengatakan anjing ini dinamakan Shiba Inu pintar menerobos semak-semak (shiba) sewaktu menemani berburu. 
  2. Teori kedua, warna bulu yang cokelat kemerah-merahan bagaikan terbakar matahari dikatakan mirip warna ranting semak-semak kering (dari asal kata shiba aka atau merah semak-semak). 
  3. Sementara itu, teori ketiga mengatakan ukuran tubuh anjing yang "kecil" (bahasa Jepang kuno untuk "kecil" adalah shiba). Teori lain mengatakan anjing ini berasal dari kampung Shiba di wilayah Shinshu.
Sejarah - Hasil analisis DNA membuktikan bahwa Shiba Inu merupakan anjing ras yang "paling primitif" dan paling tua. Shiba Inu sejak dulu sudah dipakai untuk menemani berburu hewan-hewan kecil seperti kelinci dan burung pegar.

Sejak zaman kuno, Shiba Inu yang dipelihara di berbagai tempat di Pulau Honshu dikelompokkan berdasarkan daerah asal: 

  • Anjing Kawakami dari Shinshu, 
  • Anjing Hoshina, Anjing Togakushi, 
  • Anjing Mino Shiba dari Mino, 
  • Anjing Sekishu, dan Anjing Inaba dari wilayah San-in.

Shiba Inu yang dikenal sekarang merupakan hasil kawin silang Shiba Inu dari Shinshu dengan Shiba asal daerah San-in. Kawin silang dilakukan oleh program pelestarian anjing ras Jepang pada awal zaman Showa. Shiba Inu merupakan satu-satunya dari 7 jenis anjing ras pusaka nasional Jepang yang tidak lagi mencantumkan nama daerah tempat asal.

Sejak zaman Jomon, Shiba Inu sudah hidup berdampingan dengan manusia. Dari hasil penggalian di situs tumpukan kulit kerang asal zaman Jomon ditemukan lebih dari 200 kerangka anjing. Orang zaman Jomon mengintroduksi anjing ke Jepang untuk teman berburu. Anjing zaman Jomon jika meninggal kelihatannya dikuburkan secara baik-baik. Berdasarkan bukti tersebut diketahui bahwa orang Jepang sejak zaman Jomon tidak punya kebiasaan makan daging anjing. Anjing zaman Jomon bahkan dikuburkan di makam keluarga pemiliknya.

Sebagian besar penggemar menuntut Shiba Inu yang memiliki ciri-ciri khas anjing zaman Jomon seperti bentuk tubuh yang berotot, riang dan lincah bergerak, sifat awas dan berhati-hati seperti anjing liar dan kepercayaan yang kuat terhadap majikan.

Sei Daichi - Keiichiro Shiba Inu

Nama yang tertera di sertifikat Perkin adalah Sei Daichi / No Perkin 01-Z5813 diganti namanya oleh anakku dengan nama Keiichiro, saat mengenal Keiichiro pertama kali di mall Lippo Puri saat pameran doggy dan ada 1 stand - Delta Kennel - specialist anjing Jepang ( Shiba & Akita ), owner nya Delta Kennel adalah teman lamaku saat kami berkecimpung di dunia musik digital.
Karena ketertarikan yang sudah lama terhadap anjing ras jepang, akhir nya saya memutuskan untuk mengadopsi nya - kelamin jantan - dari beberapa ekor yang paling respon saat dipanggil adalah  Sei Daichi-Keiichiro ini dan merupakan usia paling muda, paling lincah dibanding teman sebaya nya.


Lahir tanggal 14 Agustus 2023, perkawinan antara indukan Jepang dan Rusia.
Usia 5.5 bulan saat adopsi adalah usia puppy, lagi nakal nakal nya, masa shedding, masa rontok gigi, suka menggigit apapun, energy tinggi, penanganan nya harus sabar karena cukup merepotkan, pengenalan tempat kencing dan BAB butuh waktu seminggu.
Beberapa kali saya sempat emosi karena proses pelatihan puppy dan efeknya si puppy akan trauma dan mengingat semua kejadian yang pernah kita lakukan kepada dia dan butuh waktu lama untuk recovery secara kejiwaan.

Untuk pelatihan Shiba Inu sangat berbeda dengan jenis anjing misal German Shepherd yang dulu pernah saya pelihara, German Shepherd jauh lebih gampang dilatih, more intelligent, obedience, dan cukup melalui frekwensi suara sudah mengerti tanpa memberikan makanan sebagai reward atau Yorkshire Terrier - lebih patuh, berbeda dengan Shiba Inu yang karakter nya sangat keras kepala, susah dilatih, harus ada reward makanan, frekwensi suara kadang di "cuekin".
Jadi, kalau mengharapakan Shiba ini sebagai anjing karya guna, lebih baik lupakan saja karena butuh waktu dan kesabaran pelatihan yang panjang dan telaten.

Bagi saya Keiichiro cukup sebagai teman bermain dan bisa menemani keluarga disaat kami membutuhkan.



Next....